Mencegah Hacker Dengan Mengetahui Cara Mendeteksi Kebobolan Data
Berselancar dengan internet tentunya memiliki banyak kelebihan, namun disamping kelebihan-kelebihan tersebut, ada juga kekurangannya. Salah satunya adalah Anda bisa saja mengalami kebobolan data, atau dikenal dengan istilah “hack”.
Beberapa situs memiliki potensi seperti itu, seperti media sosial, situs perusahaan, dan yang paling rawan adalah situs jual beli serta situs perbankan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda harus rajin memeriksa kondisi situs maupun akun Anda, dengan mengetahui cara mendeteksi kebobolan data, Anda bisa menjaga dan segera bertindak jika diketahui data Anda tersebut dibobol.
Beberapa Situs Yang Sering Terjadi Pembobolan Data
1. Facebook
Facebook adalah situs yang paling sering dibobol, karena berisi banyak informasi tentang data pribadi seseorang. Salah satu penyebabnya adalah sering mengikuti kuis. Pembuat kuis akan mudah mencuri data Anda.
Tujuan pembobolan itu bisa saja data Anda dipakai untuk kepentingan pribadi si pembobol, misalnya si pembobol meminta uang kepada teman facebook Anda, dan teman Facebook Anda akan percaya bahwa itu adalah Anda.
Anda bisa mendeteksi hal tersebut, biasanya sebelum si pembobol berhasil, Facebook sudah mengirimkan pesan kepada Anda dalam aplikasi facebook. Cara mendeteksi kebobolan data dari halaman aplikasi facebook adalah:
- Jika terlihat tulisan : “Protecting Your Information” dan dibawah ada tulisan “Go To Apps and Websites”, maka itu sudah mendeteksi bahwa akun Anda masih aman, namun perlu mengantisipasi dengan mengganti password.
- ika terdapat pesan yang sama: “Protecting Your Infomation” namun berbeda tulisan di bagian bawah “See How You’re Affected” ini menunjukkan akun Anda tidak aman, sudah terdeteksi pembobolan.
2. Website
Situs website yang juga rentan terhadap pembobolan, harus rajin diperiksa dengan cara sebagai berikut:
- Masuk ke penelusuran google, ketikkan pada mesin pencarian seperti ini : site.namawebsite.com, ketik enter dan lihat hasilnya. Jika ada URL yang aneh dan mencurigakan dalam hasil tersebut, Anda bisa langsung mengantisipasi dan membenahinya.
- Menggunakan google alert pada website, dengan mencari kata atau konten yang tidak layak seperti judi, porno, penipuan, dan sebagainya. Caranya di mesin pencarian Anda ketikkan site.namawebsite.com (casino/porno/scam, dan sebagainya). Jika ada konten tidak layak tersebut, Anda akan menerima email dari pemilik konten tersebut.
- Anda cek di Search Queries di Webmaster Tools, jika Anda menemukan text yang tidak wajar seperti “this site maybe hacked”, itu berarti website Anda di ganggu oleh para spammers.
- Dengan mengaktifkan email forward pada webmaster tools, itu juga bisa mendeteksi adanya yang tidak normal pada website Anda. Anda akan menerima email dari google tentang sesuatu yang tidak wajar, walaupun tidak semua file bisa terdeteksi namun Anda bisa segera berhati-hati dengan menerima notifikasi tersebut.
Kesimpulan
Dengan mengetahui cara mendeteksi kebobolan data tersebut, Anda bisa mencegah atau mengurangi kejahatan di dunia maya (cyber crime) yang sering mengambil keuntungan pribadi dari pencurian data tersebut.
Apalagi dalam hal berbelanja online, akun Anda yang sudah terhubung langsung dengan kartu kredit menjadi sasaran empuk para pembobol data.
Makasih infonya min :)
BalasHapusHakel nya ente ya...??
BalasHapus